Investasi Saham Seenak Ngopi dan Nongkrong di Cafe

Salam sobat Perkenalkan saya Zulbiadi Latief. Sebagai analis saham saya senang sekali kalau bisa berbagi dengan orang-orang yang mungkin belum paham apa itu saham. Apalagi buat anda yang suka nongkrong di cafe dan belum pernah belajar saham sama sekali
Banyak yang bilang kalau investasi saham itu ‘high risk, high return!’ artinya resikonya tinggi, tapi imbal hasilnya juga tinggi. Tapi itu sebenarnya kalau orangnya tidak punya ilmu dan pengalaman. Tapi kalau sudah belajar dan sudah lama menggeluti dunia saham tersebut, maka paling tepat kita bisa bilang ‘low risk, super high return!’

Investasi Saham Seenak Ngopi dan Nongkrong di Cafe

Maksudnya begini, yang namanya investasi saham maka siapa pun orangnya pasti akan rugi dulu awalnya, ya karena ilmu dan pengalamannya masih kurang. Tapi bila sudah berpengalaman dan sudah bisa membaca pergerakan pasar saham di bursa, maka investor itu cenderung lebih dominan menghasilkan keuntungan, dan kalau pun rugi tetap saja di akhir tahun kerugiannya akan ditutup dari nilai keuntungannya yang lebih besar dari saham lain.

Saya sengaja mengangkat tema ini dan saya khususkan untuk orang yang suka ngopi, karena bisa jadi Anda yang suka ngopi dan nongkrong di cafe berpikir ingin punya penghasilan tanpa harus kerja kantoran, jadi bisa santai setiap hari tanpa harus repot bekerja minimal 8 jam sehari.

Mungkin anda berpikir, ya wajar saya bilang kalau saham itu seenak ngopi karena saya analis saham, tapi saya yakinkan pada anda bahwa belajar ilmu investasi saham itu tidak sampai sebulan sudah bisa, selanjutnya tinggal cari pengalaman trading saja dan anda juga akan bisa menjadi investor yang mahir seperti saya.



Ya mungkin waktu yang tidak lama untuk dapat pengalaman yang cukup, tapi kan kita tidak menunggu, sambil kerja atau menggeluti hobi yang lain kita bisa sesekali trading. Nah, lambat laun dan tanpa disadari kemampuan anda juga akan semakin meningkat.

Pokoknya kaya ngopi dan nongkronglah kalau kamu investasi saham. Lanjut baca aja di bawah.

Kenapa Investasi Saham Seenak Ngopi dan Nongkrong di Cafe?

Sebenarnya ini bukan asumsi, tapi fakta yang saya alami sendiri selama menggeluti dunia saham ini selama kurang lebih 4 tahun lamanya.

Tapi sebelum itu saya mau menjawab satu mitos dulu sual trading saham. Banyak yang bilang kalau main saham itu harus melototin komputer seharian penuh. Nah sekarang saya mau menjawab kesalahan berpikir tersebut. Sebenarnya, dalam investasi saham itu ada 2 aliran, yang pertama value investor dan yang satu lagi growth investor.


Baca Juga:
- Paket Wisata Murah
- Rental Motor Jogja


Soal yang kerjanya di depan komputer seharian penuh maka itualah growth investor. Teknik analisanya adalah analisa teknikal yang mana dasarnya dari grafik harga saham. Sehingga, wajar kalau investasinya harus diawasi setiap saat, ya karena beli saham hanya berdasarkan grafik harganya saja, bukan fundamental perusahaannya.

Adapun yang satu lagi adalah aliran value investor. Nah, yang inilah sebenarnya yang saya bilang sama enaknya dengan ngopi. Kenapa? Ya, karena tipe ini beli saham berdasarkan analisa fundamental perusahaannya langsung, yakni dari laporan keuangan terbaru perusahaan terkait. Sehingga, setelah membeli saham yang murah secara nilai bukunya, ia kemudian tidak memperhatikan lagi sahamnya, bisa seminggu, sebulan atau bahkan ada yang setelah setahun baru ia lihat lagi akun sahamnya apakah sudah naik atau belum.

Lalu hubungannya dengan ngopi apa? Ya ada. Kalau ngopi kan bawaannya santai, apalagi kalau dicafe bersama teman-teman, bisa dibilang nikmatnya berlipat. Jadi dalam investasi saham, kalau kamu memilih aliran value investor seperti Warren Buffett yang berhasil menjadi orang terkaya di dunia, maka kamu juga akan sesantai itu dalam berinvestasi saham dimana kamu tak perlu berada di depan komputer seharian.

Bahkan nih, kalau kamu punya modal besar maka cukup investasi setelah itu pergi jalan-jalan atau mungkin mejeng seharian di cafe setiap hari bersama teman, pokoknya rutin setiap hari, dan setelah sebulan kamu cek deh akun sahamnya, selama belinya pas harganya murah dan sektornya lagi hot maka pasti kamu sudah bisa untung banyak, bahkan lebih tinggi dari nilai deposito.

Memang faktanya banyak juga yang rugi dari saham, tapi itu sebenarnya murni karena ilmunya yang kurang, bukan karena saham itu sendiri.

Saya pribadi, saat baru belajar cara membeli saham dan membaginya via blog saya Analis.co.id dan mulai bertransaksi saham, awalnya rugi juga, tapi saya kira bukan hanya di saham, bahkan di semua lini dalam kehidupan kita juga begitu. Contoh nih, anak yang baru belajar sepeda, kan kebanyakan harus jatuh dulu berkali-kali baru kemudian bisa berhasil mengendarai sepeda dengan baik. Nah, seperti itu juga di saham.

Dari pengalaman banyak investor saham juga, bahkan yang memulai dari modal 2 juta saja, sekarang ini mereka sama sekali tidak kerja di perusahaan mana mun dan penghasilan bulanannya murni dari saham saja.

Jadi kalau kamu lebih senang ngopi dan kumpul bareng bersama teman maka sebenarnya sahamlah yang paling pas. Mungkin kamu bisa bilang kalau beli property malah lebih aman, tapi kan waktu panennya lama. Sedang di saham, kamu beli hari ini, minggu depan sudah bisa naik sekian persen

Oke, cukup sekian ulasan saya soal ‘Investasi Saham Seenak Ngopi dan Nongkrong di Café’. Jika menurut anda ada yang kurang jelas silahkan buka diskusi dengan berkomentar, biar semakin menambah pemahaman pembaca.

Paket Wisata Murah
Loading...

loading...